Hong Kong Laporkan Kematian Pertama akibat Virus Korona
HONG KONG, iNews.id - Seorang pria di Hong Kong meninggal akibat virus korona yang berasal dari Kota Wuhan China. Ini menjadi kematian pertama akibat virus baru itu yang tercatat di Hong Kong.
Dilaporkan Reuters dan Straits Times, Selasa (4/2/2020), Otoritas Rumah Sakit menyatakan pasien itu merupakan seorang pria berusia 39 tahun dan tinggal di Whampoa Garden.
Pusat Perlindungan Kesehatan menyatakan, pria itu belum mengunjungi fasilitas perawatan kesehatan, pasar basah atau pasar makanan laut, dan tidak memiliki periode terkena paparan binatang liar selama masa inkubasi.
Pria itu pekan lalu mengalami nyeri otot dan terserang demam. Dia kemudian mendapat perawatan di Rumah Sakit Queen Elizabeth dan dimasukkan ke ruang isolasi.
Virus Korona, Ratusan Pekerja Medis Hong Kong Mogok Kerja Tuntut Perbatasan China Ditutup
Dia tinggal di Whampoa Garden dan merupakan kasus ke-13 yang dikonfirmasi di Hong Kong. Kota ini memiliki 15 kasus coronavirus sejauh ini.
Pemerintah menyatakan, mereka akan menutup lebih banyak pos perbatasan, karena lebih dari 2.500 pekerja medis mogok untuk menuntut larangan total pada pelancong dari China daratan untuk membatasi penyebaran virus.
Virus Korona, Perawat Hong Kong 'Mogok' karena Pemerintah Tolak Menutup Perbatasan China
Para pekerja medis mengatakan mereka khawatir rumah sakit akan kewalahan oleh lonjakan kasus virus korona.
Sebelumnya, pihak berwenang China melaporkan jumlah total yang terinfeksi wabah virus korona di seluruh negara itu sudah melampaui 20.400 secara nasional. Komisi Kesehatan Nasional China menyebut saat ini ada 3.235 kasus baru dikonfirmasi.
Peneliti di Hong Kong Kembangkan Vaksin Virus Korona
Komisi itu juga menyatakan, ada 64 kematian baru akibat virus korona baru. Semuanya berada di Provinsi Hubei yang paling parah terkena dampak, sehingga jumlah korban meninggal secara nasional menjadi 425 orang.
Editor: Nathania Riris Michico