Hadiah Nobel Kedokteran 2020 Jatuh ke 3 Peneliti Hepatisis C Asal AS dan Inggris
Penghargaan yang mereka dapat berlangsung saat para ilmuwan berpacu menemukan vaksin virus corona. Rice dan Houghton saat ini terlibat dalam penemuan vaksin tersebut.
Ketua komite Nobel Kedokteran Patrik Ernfors mengatakan hadiah tahun ini relatif mudah dikaitkan dengan kondisi saat ini.
"Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi penyebab virus dan setelah itu dilakukan in adalah titik awal pengembangan untuk pengobatan penyakit serta juga untuk mengembangkan vaksin melawan penyakit tersebut," ujarnya.
Alter juga menekankan bahwa Hepatitis C dan Covid-19 dapat diberantas tanpa vaksin, jika ada kemauan politik.
"Hal-hal yang perlu dilakukan terutama adalah mengetes dan mengobati. Jika kita melakukan tes cepat yang baik untuk Covid serta melakukan pengobatan yang bagus, itu akan sama, prinsipnya sama," kata Alter.
Houghton, Alter, dan Rice seharusnya akan menerima Hadiah Nobel Kedokteran ini langsung dari Raja Carl XVI Gustaf dalam upacara resmi di Stockholm, Swedia, pada 10 Desember 2020 atau bersamaan dengan peringatan kematian ilmuwan Alfred Nobel pada 1896. Namun upacara tatap muka ditiadakan terkait pandemi dan diganti secara virtual.
Editor: Anton Suhartono