Gugatan Pilpres AS Ditolak, Desakan agar Donald Trump Akui Kekalahan Menguat
Kegagalan mencapai puncaknya setelah pada Sabtu (21/11/2020), hakim federal Matthew Brann, seorang Republik yang dinominasikan mantan presiden Barack Obama, menolak upaya serupa di Pennsylvania.
Menurut Brann, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/11/2020), gugatan yang diajukan Trump mengandung argumen hukum tanpa dasar dan tuduhannya spekulatif. Namun jika gugatan berhasil, Biden bisa kehilangan 81.000 suara yang artinya kemenangan di pihak Trump.
Namun Trump tak akan menyerah, dia punya waktu sampai Senin (23/12/2020) sebelum Pennsylvania mensertifikasi penghitungan suara yang memenangkan Joe Biden.
Pengacara Trump terpecah, sebagian berjanji akan mengajukan banding dalam waktu cepat, namun yang lainnya menentang dengan alasan mereka sudah kehabisan waktu.
Perpecahan juga terjadi di internal Republik. Beberapa anggota Kongres Partai Republik mulai menyarankan Trump untuk menyerah.