Gedung Putih Tak Sengaja Masukkan Jurnalis ke Grup Menteri Bahas Perang, Menhan Tolak Disalahkan
Ironisnya, komentar Hegseth itu disampaikan setelah Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih mengonfirmasi bahwa isi pesan itu orisinal.
"Saat ini, rangkaian pesan yang dilaporkan tampaknya asli dan kami sedang mengevaluasi bagaimana bisa ada nomor secara tidak sengaja dimasukkan dalam grup tersebut," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional, Brian Hughes.
Goldberg sebelumnya membongkar skandal bobolnya rahasia keamanan nasional itu dalam artikelnya di The Atlantic yang diterbitkan, Senin (24/3/2025).
Dia mengatakan pejabat tinggi AS secara tidak sengaja memasukkannya dalam grup obrolan bernama "PC Houthi", membahas serangan terhadap kelompok yang berkuasa di Yaman Utara itu.
Grup itu melakukan diskusi menarik, melibatkan Menhan Hegseth, Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Michael Waltz.