Gawat! Iran Ancam Tutup Selat Bab Al Mandab
TEHERAN, iNews.id - Iran mengulangi ancamannya akan menutup Selat Bab Al Mandab, jalur perairan penting yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden. Blokade akan dilakukan jika militer Amerika Serikat (AS) memperketat blokade maritim di Selat Hormuz serta wilayah lain.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya memerintahkan pengetatan blokade di Selat Hormuz. Bukan hanya memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran, kapal-kapal dilarang melintas di perairan penting tersebut tanpa izin militer AS.
Selain itu, Iran juga telah menyiapkan daftar target jika negaranya diserang kembali oleh AS dan Israel.
Kantor berita Fars, mengutip keterangan sumber pejabat Iran, melaporkan militernya akan menyerang pembangkit listrik serta fasilitas minyak dan gas di Israel serta negara-negara sekutu AS di Timur Tengah jika fasilitas serupa diserang di Iran.
Tokoh Oposisi Iran Reza Pahlevi Disiram Cat Merah saat Konferensi Pers di Jerman
Sementara itu, lanjut sumber pejabat, jika serangan AS-Israel menimbulkan korban jiwa, baik di kalangan militer apalagi sipil, Iran berencana untuk menghancurkan pusat-pusat teknologi informasi di Timur Tengah.
Berikutnya, jika AS menggelar serangan darat ke Iran, Teheran akan membalas dengan melakukan operasi di kawasan, melibatkan kelompok-kelompok proksinya.
Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku sampai 26 April?
Target serangan termasuk negara-negara tempat pangkalan AS berada.
Serangan juga akan ditujukan untuk menangkap personel militer AS.
Trump pada Selasa lalu mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu definitif, sambil melanjutkan blokade. Iran menyebut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhannya sebagai ajakan perang serta pelanggaran terhadap gencatan senjata.
Editor: Anton Suhartono