Filipina Gerah 220 Kapal Perang China Masuk Perairan Sengketa Bulan Ini
Satuan Tugas (Satgas) Nasional untuk Laut Filipina Barat mengungkapkan keprihatinan mengenai penangkapan ikan berlebihan, kerusakan lingkungan laut, serta risiko keselamatan navigasi oleh kapal-kapal China dalam berbagai kesempatan.
Kapal-kapal China berada di Julian Felipe Reef juga disebut Whitsun Reef yang masuk zona ekonomi eksklusif Filipina. Lokasi itu merupakan terumbu karang dangkal berbentuk bumerang.
"Meskipun cuaca cerah saat itu cerah, kapal-kapal China berkumpul di terumbu karang, tidak menunjukkan aktivitas menangkap dan lampu putih mereka menyala pada malam hari," bunyi pernyataan.
Filipina terus memantau situasi dan berkomitmen menyelesaikan permasalah ini dengan damai demi melindungi lingkungan, keamanan pangan, dan kebebasan navigasi di Laut China Selatan.
Kementerian Luar Negeri China maupun Kedubes China di Manila belum mengomentari pernyataan Filipina tersebut.