Filipina Darurat Energi: Banyak Pesawat Tak Bisa Terbang karena Harga Bahan Bakar Naik 100%
Disebutkan biaya tambahan bahan bakar untuk pemesanan 1-15 April mencapai Level 8, sehingga memaksa maskapai untuk menaikkan tarif penerbangan domestik menjadi 787 peso dan internasional hingga 6.208,98 peso.
Untuk mengatasi tekanan pasokan, Filipina mengimpor minyak mentah Rusia untuk pertama kalinya sejak 5 tahun. Kapal tanker Sara Sky, yang membawa 100.000 ton atau 750.000 barel minyak ESPO Blend dari Kozmino, dalam pelayaran menuju terminal Petron di Bataan, Limay, dan diperkirakan tiba pada 23 atau 25 Maret. Filipina bisa membeli minyak Rusia berdasarkan pengecualian sanksi AS, namun hanya berlaku hingga 11 April.
Petron, kilang minyak terbesar Filipina, dimiliki masing-masing 40 persen oleh Philippine National Oil Company dan 20 persen Saudi Aramco.
Editor: Anton Suhartono