Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Advertisement . Scroll to see content

Fakta-Fakta Penting Senjata Nuklir Rusia, Bisa Hancurkan Dunia Berkali-kali

Jumat, 27 September 2024 - 03:01:00 WIB
Fakta-Fakta Penting Senjata Nuklir Rusia, Bisa Hancurkan Dunia Berkali-kali
Rudal balistik antarbenua (ICBM) Topol M yang memiliki kemampuan nuklir beserta peluncurnya berada di Lapangan Merah Moskow, saat peringatan Hari Kemenangan Uni Soviet di Perang Dunia II, 9 Mei 2017. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dari angka-angka tersebut, itu artinya Rusia dapat menghancurkan dunia berkali-kali. Begitu pula Amerika Serikat yang memiliki persediaan senjata nuklir yang hampir setara Rusia.

Selama era Perang Dingin, Uni Soviet memiliki sekitar 40.000 hulu ledak nuklir. Sementara AS memiliki sekitar 30.000 hulu ledak nuklir.

Kapan senjata nuklir digunakan?

Doktrin nuklir Rusia yang diterbitkan pada 2020 menetapkan kondisi-kondisi atau prasyarat yang memungkinkan presiden negara itu mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir. Secara umum, senjata mengerikan itu akan dipakai sebagai tanggapan terhadap serangan yang juga menggunakan senjata nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya. 

Kondisi lainnya, Moskow akan menggunakan senjata nuklir sebagai respons atas penggunaan senjata konvensional oleh musuh terhadap Rusia ketika keberadaan negara itu terancam.

Putin memberikan perincian perubahan doktrin nuklir Rusia pada Kamis (26/9/2024) kemarin. Di antara aturan yang dia revisi itu mencakup perluasan ancaman yang akan dipertimbangkan Rusia sebagai serangan nuklir. Selain itu ada juga penyertaan sekutu Belarusia di bawah payung nuklir dan gagasan bahwa kekuatan nuklir saingan yang mendukung serangan konvensional terhadap Rusia juga akan dianggap menyerangnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut