Erdogan: Rusia Tak Bijaksana jika Serang Ukraina, Turki Siap Bertindak
Ankara memiliki hubungan baik dengan Kiev dan Moskow. Kendati demikian, Turki menentang kebijakan Rusia di Suriah dan Libya, serta aneksasinya atas Semenanjung Krimea pada 2014.
Sambil menjalin kerja sama dengan Rusia di bidang pertahanan dan energi, Ankara juga menjual drone canggih siap tempur ke Ukraina. Hal itu membuat marah Moskow.
“Saya ulangi bahwa kami (Turki) siap melakukan apa pun yang diperlukan, dan saya menyampaikan pesan ini kepada Presiden Putin dan Presiden (Volodymyr) Zelenskiy. Saya pikir kedua negara menyadari ketulusan dan niat baik Turki,” kata Erdogan.
Dia berpendapat, krisis antara Rusia dan Ukraina harus diselesaikan demi menghindari “penggunaan kekuatan” militer. “Kami berharap inisiatif NATO akan berhasil dalam hal ini,” tuturnya.
Turki pertama kali melayangkan tawaran mediasi dalam konflik Rusia-Ukraina pada November lalu. Pekan lalu, sumber-sumber diplomatik mengatakan, baik Rusia dan Ukraina terbuka bagi Turki untuk memainkan peran dalam menyelesaikan krisis tersebut.
Erdogan mengatakan, dia akan mengunjungi Presiden Volodymyr Zelenskiy di Ukraina pada awal Februari untuk membahas krisis itu dan juga akan segera bertemu atau menelepon Putin.
Editor: Ahmad Islamy Jamil