Elon Musk Tolak Gabung Dewan Direksi Twitter Setelah Beli Saham Rp41,5 Triliun
Musk membeli 9,1 persen saham Twitter senilai Rp41,5 triliun pada 4 April seraya mengatakan akan berusaha melakukan segala upaya guna meningkatkan perusahaan itu secara signifikan.
Pengungkapan kepemilikan saham itu memicu spekulasi tentang motivasinya, mulai dari mengambil alih perusahaan hingga mengambil posisi penting dalam pembuat keputusan perusahaan. Berita bahwa Musk akan menduduki posisi dewan direksi juga meninggalkan pertanyaan di antara karyawan Twitter mengenai masa depan perusahaan dalam memoderasi konten.
Sebelum membeli saham Twitter, Musk mengadakan polling di Twitter dengan bertanya kepada para pengguna apakah mereka percaya Twitter mematuhi prinsip kebebasan berpendapat.
Sehari setelah menjadi pemegang saham terbesar Twitter, dia kembali mengadakan polling yang menanyakan apakah para pengguna menginginkan tombol edit, fitur yang telah lama ditunggu-tunggu.
Pemilik perusahaan automotif Tesla itu juga bertanya dalam polling, apakah kantor pusat Twitter harus diubah menjadi tempat penampungan tunawisma, rencana yang didukung oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos.
Musk juga mengusulkan beberapa perubahan pada layanan berlangganan premium, Twitter Blue, termasuk memangkas harga, melarang iklan, serta memberikan opsi pembayaran dalam bentuk uang kripto dogecoin.
Editor: Anton Suhartono