Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Dulu Dilarang Trump, Transgender Kini Dapat Restu Biden untuk Berdinas di Militer

Senin, 25 Januari 2021 - 07:03:00 WIB
Dulu Dilarang Trump, Transgender Kini Dapat Restu Biden untuk Berdinas di Militer
Presiden AS, Joe Biden. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut data Departemen Pertahanan AS (Pentagon), ada sekitar 1,3 juta personel aktif yang bertugas di militer Amerika. Akan tetapi, tidak ada angka resmi yang tersedia mengenai jumlah anggota mereka yang transgender.

Di bawah kebijakan Trump, personel militer transgender yang sudah telanjur bekerja sebelum pemerintahannya tetap diizinkan menjalankan tugas. Akan tetapi, dia tidak mengizinkan rekrutmen baru lagi bagi orang-orang dari kalangan itu.

Rencana Biden untuk mencabut larangan tersebut didukung oleh Menteri Pertahanan AS yang baru disahkan Senat, Lloyd Austin.

“Jika Anda bugar, memenuhi syarat untuk melayani (negara), dan dapat mempertahankan standar, Anda harus diizinkan untuk bekerja dan Anda dapat berharap bahwa saya akan mendukungnya selama ini,” kata Austin pada sidang konfirmasinya di Senat AS, Selasa (19/1/2021) lalu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut