Dukungan Uni Eropa ke Taiwan Bikin China Murka, Begini Peringatan Keras Beijing
Taiwan—yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan negara-negara Eropa mana pun kecuali Kota Vatikan—memang berkeinginan untuk memperdalam hubungan dengan para anggota Uni Eropa.
“Kami datang ke sini dengan pesan yang sangat sederhana dan sangat jelas: Anda tidak sendirian. Eropa mendukung Anda,” kata anggota Parlemen Eropa dari Prancis, Raphael Glucksmann, kepada Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen, dalam pertemuan yang disiarkan langsung di Facebook, hari ini.
“Kunjungan kami harus dianggap sebagai langkah pertama yang penting,” kata Glucksmann selaku pemimpin delegasi.
Menurut dia, Uni Eropa dan Taiwan selanjutnya membutuhkan agenda yang sangat konkret untuk membangun kemitraan antara kedua pihak yang jauh lebih kuat. Agenda itu termasuk menggelar pertemuan tingkat tinggi UE-Taiwan.
Taiwan, negara yang menganut sistem pemerintahan yang demokratis, selama ini selalu diklaim Beijing sebagai bagian dari China. Bahkan, negeri tirai bambu itu telah bertekad untuk merebut paksa negara pulau itu bila perlu.