YERUSALEM, iNews.id – Polisi Israel menembakkan granat kejut ke arah warga Palestina yang menunaikan Sholat Jumat di Masjid al-Aqsa, Yerusalem, Jumat (21/5/2021). Insiden itu terjadi hanya beberapa jam setelah Israel dan Hamas mencapai gencatan senjata di Gaza.
Anadolu melaporkan, polisi Israel menyerang jamaah Muslim yang sedang Shalat Jumat di Masjid al-Aqsa. Serangan itu menyebabkan sejumlah orang terluka. Akan tetapi, Bulan Sabit Merah Palestina belum merilis angka pasti berapa banyak orang yang terluka.
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Warga Palestina yang tinggal di Yerusalem Timur yang diduduki berbondong-bondong mendatangi Masjid al-Aqsa Jumat pagi, dan merayakan gencatan senjata yang dicapai antara Israel dan Hamas.
Massa Palestina kemudian berencana berjalan kaki dari al-Aqsa ke kawasan Kota Tua Yerusalem. Akan tetapi, polisi Israel langsung menggunakan granat kejut dan bom gas untuk membubarkan mereka.
Rayakan Gencatan Senjata Hamas-Israel, Warga Palestina Pesta Kembang Api di Al-Aqsa
Sementara itu, juru bicara Kepolisian Israel, Micky Rosenfeld menyampaikan laporan dengan versi berbeda kepada Reuters. Menurut dia, ada yang melempar batu ke arah petugas yang berada di salah satu gerbang al-Aqsa.