Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Drone Lancet Rusia Terbukti Bikin Keok Senjata Barat di Ukraina, Permintaan Luar Negeri pun Naik

Rabu, 15 November 2023 - 11:11:00 WIB
Drone Lancet Rusia Terbukti Bikin Keok Senjata Barat di Ukraina, Permintaan Luar Negeri pun Naik
Drone Lancet buatan Rusia membuat rusak tank tempur Ukraina dalam sebuah pertempuran yang berlangsung di sebuah lokasi yang tidak diketahui, beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“(Amunisi-amunisi itu) telah membuktikan dirinya sangat baik dalam operasi tempur sesungguhnya,” ujarnya.

Lancet diproduksi oleh ZALA Aero Group, anak perusahaan raksasa senjata Rusia, Kalashnikov Concern. Drone kamikaze itu memiliki jangkauan lebih dari 40 km. Pada Mei lalu, Kalashnikov mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan produksi drone itu beberapa kali lipat pada tahun ini. Akan tetapi, perusahaan itu tidak memberikan angka pastinya.

Drone Lancet telah terbukti merusak atau menghancurkan tank Leopard 2 yang dipasok Barat dan howitzer self-propelled Caesar milik Ukraina di sepanjang garis depan.

Dalam esai baru-baru ini di The Economist, Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Valery Zaluzhnyi mengatakan, Rusia mampu menggunakan drone dengan efektif dalam jangkauan yang cukup luas. Bagi Ukraina, melawan drone tersebut terbilang “cukup sulit.”

Rusia melancarkan agresi militer ke Ukraina sejak Februari 2022.  Serangan balasan Ukraina yang telah berlangsung selama empat bulan hanya menghasilkan sedikit keuntungan bagi Kiev. Padahal, negara-negara Barat telah memberikan dukungan kepada Ukraina mengirimkan berbagai macam senjata canggih, dari yang ringan hingga yang berat.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut