Mengomentari keputusan tersebut, Kemlu China menyatakan apa yang dilakukan AS meningkatkan ekskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kemlu China mengancam akan membalas perlakuan tersebut.
Inggris Sebut Ada Pelanggaran HAM Mengerikan terhadap Uighur, Begini Reaksi China
Setelah itu Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Hua Chunying mengatakan Kedutaan Besar (Kedubes) China di Washington menerima ancaman bom. Bukan hanya ancaman bom, staf kedutaan juga diancam akan dibunuh.
Hua menyalahkan pemerintah AS yang turut menyebarkan kebencian terhadap China sehingga memicu ancaman tersebut.
"Sebagai hasil dari fitnah & kebencian, dipicu oleh pemerintah AS, kedubes China menerima ancaman bom & pembunuhan," kata Hua, dalam cuitan.
Editor: Anton Suhartono