Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya
Advertisement . Scroll to see content

Donald Trump: jika Saya Presiden, Tak Akan Ada Orang yang Mati di Ukraina

Minggu, 05 Maret 2023 - 08:22:00 WIB
Donald Trump: jika Saya Presiden, Tak Akan Ada Orang yang Mati di Ukraina
Mantan Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dia, Amerika Serikat kini sedang melalui “masa paling berbahaya”. Trump pun mengenang, dia pernah memperingatkan Presiden RusiaVladimir Putin tentang konsekuensi yang didapat Moskow dengan meluncurkan agresi militer di Ukraina.

“Saya bergaul dengan Vladimir Putin dengan sangat baik, saya berkata Vladimir, jangan lakukan itu, Anda tahu Anda dan saya adalah teman. Karena Anda tahu, Moskow akan sangat terpukul,” kata Trump.

Politikus Partai Republik itu mengungkapan, dia selalu diperingatkan agar tidak membiarkan Moskow dan Beijing mengembangkan hubungan yang lebih dekat. Akan tetapi, justru itulah yang terjadi di bawah pemerintahan AS saat ini.

“Jangan pernah izinkan Rusia dan China berkumpul, apalagi ‘menikah’, jangan pernah membiarkan itu terjadi. Dan sekarang kita (AS) malah tidak sekadar mengizinkannya, kita telah menjadikan mereka sahabat karib, kita memaksa mereka untuk bersama,” kata Trump.

Pada Januari lalu, Trump mengatakan dunia telah menjadi “lebih berbahaya” di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden. Dia mengklaim, selama masa pemerintahannya dulu, ancaman penggunaan senjata nuklir tidak pernah digunakan untuk melawan AS. Akan tetapi, musuh-musuh asing dapat menggunakan retorika semacam itu sekarang karena mereka tak lagi menghormati kepemimpinan Amerika Serikat saat ini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut