Dokter Ini Rela Tak Mandi 5 Tahun demi Penelitian, Begini Hasilnya
"Ada saatnya saya ingin mandi, karena saya sangat ingin mandi. Saya merasa bau dan badan berminyak. Namun kemudian, saya rasa badan semakin berkurang baunya," kata Hamblin.
Melalui eksperimen itu, Hamblin menjadi tahu dengan semakin mengurangi mandi dan menggunakan produk kesehatan yang diperlukan maka kebutuhan terhadap produk-produk itu juga makin berkurang.
Mengenai bau badan dan bakteri. Akademisi Amerika Serikat itu menerangkan, bau badan dihasilkan dari bakteri pada kulit. Mereka hidup di keringat dan bagian tuhbuh yang berminyak. Dengan menggunakan produk kulit dan rambut setiap hari, kata Hamblin, keseimbangan antara minyak di kulit dan bakteri justru terganggu.
Buku yang ditulis Hamblin juga mengkritisi industri produk perawatan kulit dan rambut. Dia mengatakan, ada perbedaan antara sains dan pemasaran. Produk-produk itu digunakan karena banyak orang percaya dapat menjadikan penggunanya lebih sehat.
Kendati demikian, Hamblin mengatakan dia tidak punya landasan kuat untuk memutuskan secara pasti mana yang benar dan salah, atau menyebut apa yang dia lakukan perlu dicontoh orang lain. Tapi apa yang dia lakukan berhasil baginya.
Editor: Anton Suhartono