Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Advertisement . Scroll to see content

Disorot karena Gelar Rapat Jam 3 Pagi, PM Jepang Takaichi: Kerja, Kerja, Kerja!

Sabtu, 15 November 2025 - 08:16:00 WIB
Disorot karena Gelar Rapat Jam 3 Pagi, PM Jepang Takaichi: Kerja, Kerja, Kerja!
Sanae Takaichi kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya yang dianggap semakin menegaskan budaya kerja ekstrem di Jepang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri JepangSanae Takaichi kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya yang dianggap semakin menegaskan budaya kerja ekstrem di Negeri Sakura.

Di tengah kritik publik karena memaksa staf rapat pukul 03.00 dini hari, Takaichi justru menegaskan pemerintahannya tengah mempertimbangkan penghapusan batas lembur 45 jam per bulan, langkah yang dinilai banyak pihak akan makin “menghalalkan” lembur tanpa batas.

Komentar Takaichi, termasuk pengakuan hanya tidur 2 hingga 4 jam setiap malam, menjadi simbol dari gaya kepemimpinannya yang superintensif. 

“Saya tidur sekitar 2 jam sekarang, paling lama 4 jam. Saya merasa itu buruk untuk kulit saya,” ujarnya, dalam rapat komite legislatif parlemen, Kamis (13/11/2025). 

Pernyataan itu disampaikan ketika dia ditanya tentang pentingnya mengurangi jam kerja panjang yang telah lama menjadi masalah serius di Jepang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut