Digebuk Trump dengan Tarif 145%, China Batasi Film Hollywood
Trump lalu meresponsnya kembali dengan menaikkan tarif menjadi 125 persen. Sementara angka 145 persen merupakan tambahan bea masuk sebesar 20 persen sebagai sanksi atas dugaan peran China dalam memasok obat-obatan terlarang ke AS.
Besaran angka tersebut belum final untuk produk tertentu. Trump menerapkan aturan terpisah untuk produk baja, aluminium, serta kendaraan yang dikenakan tarif sebesar 25 persen lagi.
Angka tersebut juga tidak berlaku untuk barang-barang seperti tembaga, produk farmasi, semikonduktor, kayu, dan produk energi.
Sementara itu China menegaskan segera membatasi impor film Hollywood sebagai pembalasan.
Namun para pengamat industri menilai dampak finansial terhadap AS atas keputusan China itu kemungkinan akan minim. Pasalnya pendapatan box office Hollywood dari China telah menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
China sudah 30 tahun terakhir mengimpor 10 film Hollywood setiap tahun. Badan Film Nasional (NFA) China menyatakan tarif Trump semakin memperburuk permintaan film Hollywood di China.
"Kami akan mengikuti aturan pasar, menghormati pilihan penonton, dan mengurangi impor jumlah film AS," bunyi pernyataan NFA.
Editor: Anton Suhartono