Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Advertisement . Scroll to see content

Diancam Tarif 100% oleh Trump, China: Kami Tidak Takut!

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:31:00 WIB
Diancam Tarif 100% oleh Trump, China: Kami Tidak Takut!
China menegaskan tidak takut dengan ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan menaikkan tarif masuk menjadi 100 persen (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Trump pada Jumat lalu mengancam akan mengenakan tarif baru sebesar 100 persen terhadap barang-barang masuk dari China serta membatasi ekspor perangkat lunak penting setelah Beijing mengumumkan pembatasan ekspor mineral tanah jarang.

"Berdasarkan fakta bahwa China telah mengambil sikap yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, dan hanya diterapkan pada AS, bukan negara lain yang terancam serupa, mulai 1 November 2025 (atau lebih cepat, tergantung pada tindakan atau perubahan lebih lanjut yang diambil China), Amerika Serikat akan mengenakan tarif 100 persen kepada China, di atas tarif apa pun yang saat ini mereka bayar," tulis Trump di akun media sosial, Truth Social.

Di tanggal yang sama, lanjut Trump, AS juga akan memberlakukan pembatasan ekspor pada semua perangkat lunak penting. 

China mengumumkan pembatasan ekspor logam tanah jarang pada Kamis. Pembatasan tersebut berlaku pada teknologi pemrosesan dan manufaktur. Selain itu China melarang entitasnya bekerja sama dengan perusahaan asing tanpa izin dari pemerintah.

Kementerian Perdagangan mengatakan langkah-langkah tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan dan kepentingan nasional dengan memberlakukan kontrol ekspor pada teknologi yang terkait dengan logam tanah jarang, termasuk penambangan, peleburan dan pemisahan, produksi material magnetik, dan daur ulang sumber daya sekunder.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut