Diam-Diam, Korea Utara Operasikan Fasilitas Rudal Nuklir Antar-Benua Dekat China
Berdasarkan penilaian CSIS yang merujuk dari gambar satelit, jika terjadi masa krisis atau perang, rudal bisa diluncurkan kapan saja. Fasilitas itu sudah terintegrasi dengan unit penyimpanan hulu ledak khusus, unit transportasi.
Pembangunan pangkalan dimulai sekitar 2004 dan sebagian besar fasilitas telah dibangun dan beroperasi pada 2014.
Sejak itu, kompleks fasilitas rudal terus mengalami pengembangan.
Temuan ini mengungkap persenjataan nuklir Korut lebih besar daripada yang dibayangkan. Selain itu kemampuan nuklir Korut lebih tersebar dan lebih tahan lama daripada yang diperkirakan banyak pihak.
Pengungkapan ini muncul beberapa hari setelah Pemimpin Korut Kim Jong Un menyerukan perluasan cepat program senjata nuklir segera. Pengumuman itu meningkatkan ketegangan karena disampaikan saat AS dan Korea Selatan memulai latihan militer gabungan yang dipandang Korut sebagai awal perang.
Editor: Anton Suhartono