Diam-Diam Hamas Berunding dengan AS Tanpa Israel, Siap Bebaskan Sandera
Kedua negara menyebut langkah tersebut sebagai niat baik dan langkah menggembirakan untuk membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan.
Dimulainya kembali perundingan yang bertujuan untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera dan tahanan, serta masuknya bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan, bisa mengatasi kondisi yang mengerikan di Gaza.
Sementara itu beberapa pejabat AS mengatakan perundingan itu tanpa melibatkan Israel. Meski demikian Gedung Putih telah memberi tahu Israel mengenai hasil pertemuan.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan AS telah memberitahu mengenai rencana Hamas untuk membebaskan sandera yang juga tentara Israel itu. Israel mengklaim pembebasan Alexander dilakukan tanpa syarat dan tanpa imbalan apa pun.
"AS telah memberi tahu Israel tentang niat Hamas untuk membebaskan tentara Edan Alexander sebagai isyarat kepada AS, tanpa syarat atau imbalan apa pun," bunyi pernyataan kantor perdana menteri di media sosial X.
Disebutkan pula, langkah tersebut bisa mengarah pada negosiasi pembebasan sandera Israel yang masih ditahan di Gaza, berdasarkan rencana yang disampaikan Utusan Khusus Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff.
Editor: Anton Suhartono