Demonstrasi Anti-Kudeta Myanmar Berlangsung hingga Malam, Militer Gerebek Rumah-Rumah Warga
Sejauh ini pasukan keamanan Myanmar telah menangkap lebih dari 1.500 orang sejak kudeta menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, berdasarkan data Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.
Asosiasi dan PBB juga mengungkap lebih dari 50 demonstran tewas.
Pihak berwenang Myanmar menyatakan, mereka telah menggali makam jenazah seorang perempuan berusia 19 tahun, Kyal Sin, yang tewas ditembak aparat di Mandalay.
Stasiun televisi pemerintah MRTV melaporkan, petugas menyelidiki untuk mengungkap kemungkinan dia ditembak dari arah belakang kepala, sementara polisi berada di depannya.
Namun foto dan video pada saat penembakan, yakni Rabu, menunjukkan perempuan yang akrab disapa Angel itu sedang berpaling dari pasukan keamanan sebelum dia terbunuh. Dengan demikian wajar jika arah tembakan dari belakang kepala.
Para penentang kudeta menuduh pihak berwenang berusaha menutup-nutupi kesalahan mereka.
Editor: Anton Suhartono