Dari Blokade Selat Hormuz hingga Ancaman Tutup Laut Merah, Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru
Dia menegaskan, angkatan bersenjata Iran akan menghentikan ekspor atau impor apa pun yang melalui Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah.
Gawat! AS Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tutup Laut Merah
Di sisi lain, AS justru memperluas tekanan dengan memperketat blokade maritim terhadap Iran. Operasi ini ditujukan untuk melumpuhkan ekspor minyak Iran, sumber utama pemasukan negara tersebut, meski implementasinya di lapangan masih menuai kontroversi.
Sejumlah laporan menunjukkan, meski blokade diberlakukan, kapal tanker tertentu masih mampu melintas, menimbulkan pertanyaan soal efektivitas kebijakan tersebut. Hal ini memperlihatkan bahwa konflik tidak hanya terjadi di medan militer, tetapi juga dalam narasi dan klaim antar pihak.
Ancaman Iran untuk menutup Laut Merah berpotensi membawa dampak global yang jauh lebih luas. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama perdagangan internasional, termasuk distribusi minyak dan barang dari Asia ke Eropa.
Jika kedua jalur strategis, Selat Hormuz dan Laut Merah, terganggu secara bersamaan, dunia bisa menghadapi krisis energi dan logistik yang serius. Situasi ini membuat konflik AS-Iran tidak lagi sekadar isu regional, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi global.
Editor: Anton Suhartono