Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:53:00 WIB
Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan
Pakistan mengumumkan beberapa kebijakan untuk menghemat bahan bakar mimyak dan energi terkait dampak perang di Timur Tengah (Foto: Xinhua)
Advertisement . Scroll to see content

Sharif juga mengatakan, hanya 50 persen staf yang akan bekerja di kantor, kecuali untuk layanan penting. Sementara kantor-kantor pemerintah akan beroperasi 4 hari seminggu.

Pemerintah juga akan memangkas pengeluaran setiap departemen sebesar 20 persen, melarang pembelian kendaraan, pendingin udara, furnitur, serta membatasi perjalanan luar negeri bagi para menteri dan pejabat.

Perang AS-Israel versus Iran mengganggu pasokan energi, mendorong kenaikan tajam harga bahan bakar. Pakistan mengimpor sebagian besar kebutuhan energi.

"Untuk menstabilkan ekonomi, kami telah mengambil keputusan yang sulit," kata Sharif, dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Senin (9/3/2026).

Dia menambahkan, pemerintah juga berusaha meminimalkan beban masyarakat meski tak memegang kendali atas penetapan harga bahan bakar global.

Pakistan pekan lalu menaikkan harga BBM jenis bensin dan solar sebesar 55 rupee per liter, kenaikan terbesar yang pernah tercatat, setelah pasar minyak global melonjak akibat konflik Timur Tengah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut