Damai dengan Azerbaijan, Armenia Kini Sibuk Perang Melawan Rakyat Sendiri
Demonstran satu suara mengecam serta mendesak Pashinyan turun dari jabatannya.
"Nikol si pengkhianat. Nikol turun!," teriakan demonstran.
"Pashinyan telah menjual tanah air kami dan sekarang mencoba untuk tetap berkuasa," Naira Zoghrabyan, wakil dari Partai Armenia Sejahtera.
"Nikol, mundurlah dengan damai selagi masih memungkinkan," lanjutnya.
10 politisi oposisi yang dianggap sebagai penyokong aksi demo anti-Pashinyan telah ditangkap. Mereka dihadapkan pada hukuman penjara 10.
"Ini karena peran mereka dalam kekacuan massal dengan kekerasan ilegal," kata jaksa penuntut Armenia dalam sebuah pernyataan.
Perang Armenia-Azerbaijan telah tewaskan puluhan ribu orang
Armenia dan Azerbaijan telah berperang di wilayah konflik Nagorno-Karabakh sejak tahun 1990-an yang telah menewaskan lebih dari 30.000 orang.
Pertempuran terbaru yang berlangsung sejak 27 September telah menewaskan lebih dari 1.000 orang serta memaksa ratusan ribu orang mengungsi mencari perlindungan.