Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Korupsi Hibah KONI, Aspri Imam Nahrawi Minta Maaf Sebut 2 Nama
Advertisement . Scroll to see content

Dahulu Kaya Raya, 4 Negara Ini Hancur Karena Korupsi

Sabtu, 17 Desember 2022 - 04:47:00 WIB
Dahulu Kaya Raya, 4 Negara Ini Hancur Karena Korupsi
Negara-negara yang pernah hancur karena korupsi, padahal negara-negara ini kaya raya. Gadis-gadis belia di Sudan Selatan dilelang untuk dinikahkan dengan para pria. (Foto: Anadolu
Advertisement . Scroll to see content

2.Somalia

Somalia masuk ke dalam daftar negara terkorup di dunia. Banyak yang memberitakan Somalia menjadi negara yang sangat miskin, padahal Somalia melimpah akan kekayaan alam dan hewan ternak yang bisa dijadikan komoditi ekspor.

Kondisi kemiskinan di Somalia diperparah dengan maraknya praktek korupsi. Banyak pejabat Somalia yang mengeruk banyak uang negara. Tidaklah mengherankan bila rakyat Somalia kelaparan dan tingkat kesejahteraan yang rendah akibat korupsi.

3.Afghanistan

Afghanistan termasuk negara dengan kekayaan sumber daya alam berupa emas dan tembaga. Afghanistan memiliki cadangan emas 2,2 miliar. Namun, Afghanistan sering dilanda konflik dan merajalelanya korupsi.

Indeksi korupsi di Afghanistan mencapai angka 8 dan masuk ke dalam negara dengan tingkat korupsi tertinggi. Wajar bila Afghanistan hancur karena korupsi, selain konflik bersenjata.

4.Kenya

Kenya dahulu memiliki hasil tambangnya luar biasa banyak. Namun, karena ulang para pejabat yang korup, Kenya menjadi negara miskin. Banyak uang negara yang masuk ke kantong-kantong pribadi para pejabat. Korupsi yang merajalela membuat kondisi Kenya semakin terpuruk dan menjadi salah satu negara yang hancur korupsi.

Demikianlah beberapa negara yang hancur karena korupsi, padahal dulunya menjadi negara yang kaya raya.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut