Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Senjata Rusia yang Ditakuti Amerika, Salah Satunya Bisa Picu Tsunami Dahsyat

Selasa, 27 Agustus 2024 - 20:01:00 WIB
Daftar Senjata Rusia yang Ditakuti Amerika, Salah Satunya Bisa Picu Tsunami Dahsyat
Daftar senjata Rusia yang ditakuti Amerika Serikat, salah satunya torpedo Poseidon (Foto: Kemhan Rusia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews - Daftar senjata Rusia yang ditakuti Amerika Serikat menarik disimak. Hubungan kedua negara semakin tegang, terutama setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. 

Di sisi lain, AS menjadi penyumbang terbesar senjata ke Ukraina untuk perang, memicu kecaman dari Rusia.

Sejak invasi tersebut, AS dan sekutu-sekutunya menjatuhkan sanksi yang memukul perekonomian Rusia. Namun sepertinya dampaknya tak sampai melemahkan produksi senjata Rusia, meski negara itu dilaporkan mendapat bantuan dari sekutunya pula seperti Korea Utara (Korut).

Senjata Rusia yang ditakuti Amerika Serikat sudah pasti nuklir. Rusia, dulunya Uni Soviet, memiliki jumlah hulu ledak nuklir jauh lebih banyak dibandingkan AS. Apalagi, para pejabat Rusia lebih sering berbicara mengenai doktrin nuklir untuk merespons derasnya bantuan senjata dari negara Barat terhadap Ukraina. Rusia berjanji akan menggunakan semua kekuatan yang dimiliki jika keamanan nasional serta kedaulatannya terancam.

Masalahnya, bagaimana hulu ledak pemusnah massal itu dibawa menuju targetnya? Rusia memiliki banyak rudal permukaan ke permukaan maupun udara ke permukaan yang memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir. Rudal-rudal itu juga mampu melesat jauh melebihi kecepatan suara atau hipersonik. Artikel ini akan membahas dua senjata saja yang disebut-sebut oleh berbagai pihak sebagai pemicu kiamat karena kedahsyatan dampak ledakannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut