Daftar Senjata Iran yang Ditakuti Israel, Ada Rudal Terbesar se-Timur Tengah
Kemampuan Shahed tidak hanya terbatas pada Ukraina. Drone ini juga telah digunakan berkali-kali oleh proksi Iran di Timur Tengah. Salah satu pengguna utamanya adalah kelompok milisi Houthi di Yaman, yang mengandalkan Shahed untuk melawan koalisi pimpinan Saudi. Baru-baru ini, Shahed juga digunakan dalam serangkaian serangan terhadap kapal komersial Barat di Laut Merah. Selain itu, armada drone rezim Suriah juga dilaporkan menggunakan Shahed.
Shahed telah menjadi simbol kekuatan militer Iran yang berkembang dan kemampuannya untuk memproyeksikan pengaruh di berbagai wilayah. Drone ini murah, efektif, dan mudah diproduksi, menjadikannya alat yang menarik bagi berbagai aktor non-negara dan negara yang ingin memperluas pengaruh mereka atau menyerang musuh dengan biaya rendah.
Drone Mohajer-10
Mohajer-10 merupakan drone terbaru dari seri Mohajer buatan Iran, yang terkenal dengan kemampuan multifungsinya. Drone ini dirancang untuk berbagai misi, termasuk pengintaian, serangan jarak jauh, kamikaze, dan multi-pengawasan.
Kemunculan Mohajer-10 menandakan kemajuan signifikan dalam program drone Iran. Seri Mohajer sendiri telah ada sejak Perang Iran-Irak pada tahun 1980-an, ketika Tentara Republik Islam dan Garda Revolusi Iran menyadari pentingnya penggunaan drone dalam peperangan modern.
Iran tak hanya fokus pada peningkatan kemampuan rudal balistik dan jelajahnya, namun juga secara aktif mengembangkan teknologi canggih yang jarang dimiliki negara lain. Salah satu contohnya adalah mesin aerodinamis berpendingin udara dan teknologi hipersonik.
Di bidang rudal hipersonik, Iran telah melakukan langkah pertamanya dengan meluncurkan rudal hipersonik baru bernama Fattah-1 ("Penakluk") pada Juni 2023. Rudal ini memiliki jangkauan 1.400 kilometer dan kecepatan maksimum Mach 13-15. Kemampuan manuvernya saat terbang, dikombinasikan dengan kecepatan tinggi, membuatnya mampu menembus semua sistem antipesawat yang ada maupun yang akan datang. Fattah-1 ditenagai oleh mesin bahan bakar padat dua tahap.
Pengembangan rudal hipersonik Fattah-1 menunjukkan kemajuan signifikan dalam program teknologi militer Iran. Kemampuan hipersonik ini menempatkan Iran di antara sedikit negara yang memiliki teknologi canggih ini, dan menjadi bukti ambisi Iran untuk memperkuat pertahanan nasionalnya dan meningkatkan posisinya di kawasan.
Ternyata daftar senjata Iran yang ditakuti Israel cukup hebat ya sobat iNews.id. Semoga artikel ini bermanfaat.
Editor: Komaruddin Bagja