Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Para Jenderal Israel yang Dipecat gara-gara Gagal Cegah Serangan Hamas

Selasa, 25 November 2025 - 03:00:00 WIB
Daftar Para Jenderal Israel yang Dipecat gara-gara Gagal Cegah Serangan Hamas
Dua tahun setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, gemanya masih terus mengguncang struktur militer Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Dua tahun setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, gemanya masih terus mengguncang struktur militer Israel

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kini menghadapi gelombang pergantian dan pemecatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menunjukkan betapa dalamnya luka dan kegagalan yang tersisa dari peristiwa yang oleh para pejabat Israel disebut sebagai kegagalan intelijen dan militer terbesar dalam sejarah negara itu.

Rentetan tindakan disipliner terbaru diumumkan oleh Kepala Staf IDF Eyal Zamir pada Minggu (23/11/2025). Pengumuman itu seolah menjadi babak puncak dari daftar panjang perwira yang harus menanggung konsekuensi atas kelengahan menjelang serangan Badai Al Aqsa.

1. Herzi Halevi (Panglima Angkatan Darat Pertama yang Tumbang)

Herzi Halevi menjadi nama besar pertama yang tersingkir tak lama setelah serangan, dengan memilih mundur dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Mundurnya Halevi menjadi sinyal awal bahwa krisis internal IDF tidak akan berhenti pada satu atau dua nama saja.

2. Aharon Haliva (Arsitek Intelijen yang Terbebani Kegagalan)

Mantan kepala intelijen militer Aharon Haliva, salah satu sosok paling berpengaruh dalam analisis ancaman, dicopot dari jabatannya tak lama setelah kejadian. Dalam keputusan terbaru, Haliva bahkan dihapus dari daftar perwira cadangan, langkah yang memutus total hubungannya dengan IDF.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut