Curah Hujan Masih Tinggi, Malaysia Terancam Diterjang Banjir Gelombang Kedua
KUALA LUMPUR, iNews.id - Belum selesai dampak banjir 10 hari lalu, Malaysia bersiap menghadapi banjir gelombang kedua. Otoritas meteorologi Malaysia mengungkap, curah hujan tinggi di berbagai wilayah sepenjang pekan ini.
Banjir sejak Jumat (17/12/2021) di tujuh negara bagian menewaskan sedikitnya 46 orang dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi. Selangor dan Pahang merupakan dua wilayah terdampak parah. Korban tewas sebagian besar berasal dari dua wilayah tersebut.
Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob telah membentuk gugus tugas khusus untuk menangani kemungkinan banjir gelombang kedua. Dia mengatakan gugus tugas juga akan mengawasi pemulihan pascabanjir dan akan dipimpin Sekretaris Utama Mohd Zuki Ali.
“Penanganan pascabanjir perlu koordinasi yang baik karena saya tidak ingin ada keterlambatan dalam pelaksanaannya, termasuk memberikan bantuan kepada korban banjir. Kita juga harus siap menghadapi banjir gelombang kedua, jika itu terjadi,” kata Ismail kepada wartawan, dikutip dari The Star, Senin (27/12/2021).
Anggota gugus tugas akan terdiri dari instansi terkait termasuk militer.
Sementara itu warga Malaysia mengkhawatirkan prediksi banjir gelombang kedua karena dampak bencana sebelumnya masih terasa.