China Operasikan Rudal Hipersonik Baru, Diklaim Bisa Tembus Sistem Pertahanan Musuh
Dia menambahkan, kemampuan serangan Angkatan Udara China terkendala oleh jangkauan pesawat pengebom. Untuk jajaran pengebom H-6, hanya varian H-6N yang mampu mengisi bahan bakar di udara.
Kondisi ini mendorong AU untuk meningkatkan daya jelajah rudal guna mengurangi masalah jangkauan.
Sumber lain yang dekat dengan AU China mengatakan hal senada, rudal terbaru tersebut merupakan pengembangan dari Changjian.
"Ini dirancang untuk menutupi kekurangan rudal CJ (Changjian) lainnya, yang relatif lambat, memiliki jangkauan yang lebih pendek, dan kurang efektif dalam menembus perisai pertahanan," kata dia.
Rudal baru ini, lanjut sumber, dapat menandingi senjata serupa lain yang sedang dikembangkan Rusia dan Amerika Serikat.