China Disebut Negara Termahal untuk Besarkan Anak, Perempuan Kini Lebih Prioritaskan Karier
Dengan begitu banyak kemajuan yang dicapai dalam beberapa tahun terakhir, perempuan semakin memprioritaskan karier dan pengembangan diri mereka dibandingkan hal-hal tradisional seperti pernikahan dan melahirkan.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perempuan di China terutama bertanggung jawab atas tugas-tugas rumah tangga seperti memasak, bersih-bersih, dan berbelanja. Mereka juga harus mengurus anak, termasuk mengurus sekolah, membantu pekerjaan rumah (PR), dan memberikan mereka bimbingan belajar .
Mengutip sebuah makalah yang diterbitkan 2018, laporan YuWa menyebutkan, semua tanggung jawab itu membuat perempuan kehilangan hampir lima jam setiap hari waktu luang dan waktu kerja berbayar mereka. Hampir seluruh jam tersebut dihabiskan untuk pekerjaan rumah tangga. Meskipun para ayah juga kehilangan waktu luang bersama anak-anak, jam kerja berbayar mereka tidak berubah secara signifikan. Karier para ayah juga tidak terpengaruh secara signifikan.
“Karena lingkungan sosial di China saat ini tidak kondusif bagi perempuan untuk melahirkan, biaya waktu dan peluang bagi perempuan untuk memiliki anak terlalu tinggi,” kata laporan tersebut.
“Beberapa perempuan harus berhenti memiliki anak demi mendapatkan kesempatan sukses dalam karier mereka.”
Editor: Ahmad Islamy Jamil