China Belum Mau Pakai Pesawat Boeing 737 Max meski Sudah Dijamin Aman
Negara itu juga yang pertama menghentikan penerbangan 737 Max menyusul dua kecelakaan tersebut.
CAAC menilai, hasil investigasi kecelakaan maut di Indonesia dan Ethiopia harus dijelaskan dan perbaikan desain pesawat harus efektif dan mendapat persetujuan.
Direktur CAAC Feng Zhenglin pada Oktober lalu mengatakan, China menghentikan pengoperasian pesawat itu karena menerapkan tak ada toleransi terhadap potensi bahaya.
Seperti diketahui FAA pada Rabu lalu menyetujui kembali operasional penerbangan komersial 737 Max.
Menurut FAA, Boeing telah memperbaiki kecacatan pada sistem anti-stall yang disebut MCAS, pemicu dua kecelakaan pesawat Lion Air dan Etihopian Airlines pada 2018 dan 2019.
Boeing pada pekan lalu menyatakan China harus membeli lebih dari 8.600 pesawat yang nilainya mencapai 1,4 triliun dolar AS dalam 20 tahun mendatang. Hal itu didasarkan atas meningkatkan volume penerbangan domestik di China setelah pulih dari pandemi Covid-19.
Editor: Anton Suhartono