Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Hamas Perlakukan Sandera Israel secara Manusiawi, Lindungi dari Serangan Militer Zionis

Sabtu, 25 Januari 2025 - 14:33:00 WIB
Cerita Hamas Perlakukan Sandera Israel secara Manusiawi, Lindungi dari Serangan Militer Zionis
Sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al Qassam menegaskan seluruh sandera Israel diperlakukan dengan baik sesuai dengan ajaran Islam (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

Ironisnya, lanjut Haddad, militer Israel ingin membunuh warganya yang disandera itu melalui serangan bertubi-tubi ke Gaza. Itu terjadi sejak hari pertama serangan Israel pada 7 Oktober 2023. 

Meski demikian Al Qassam berupaya keras untuk menghindari kematian dari sandera Israel.

"(Israel) Memutuskan untuk membunuh mereka sejak hari pertama operasi dan terus menargetkan mereka hingga hari ini," katanya.

Al Jazeera juga menayangkan program bertajuk "The Hidden is More Immense" berisi rincian operasi Badai Al Aqsa oleh Hamas pada 7 Oktober 2023. Hamas dan kelompok perlawanan lain menangkap 251 orang dari Israel, termasuk tentara, dalam operasi itu.

Di dalamnya termasuk rekaman eksklusif mantan pemimpin Hamas yang dibunuh oleh Israel, Yahya Sinwar, pada Oktober 2024.

Sejak gencatan senjata Israel-Hamas berlaku efektif pada 19 Januari 2025, para pejuang Al Qassam keluar dari persembunyian mereka. Bahkan saat pembebasan sandera Irael gelombang pertama di hari yang sama, puluhan bahkan ratusan pejuang berseragam lengkap mengawal penyerahan sandera kepada Palang Merah Internasional.

Hamas kembali membebaskan empat sandera Israel hari ini. Selama gencatan senjata tahap pertama Hamas akan membebaskan 33 sandera Israel. Sebagai imbalannya, Isarel membebaskan lebih dari 700 tahanan Palestina.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut