Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Minta Negara-Negara Rawat Pasien Hantavirus Laporkan Perkembangan
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Hantavirus Jelang Haji, Arab Saudi Perketat Pemeriksaan di Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:54:00 WIB
Cegah Hantavirus Jelang Haji, Arab Saudi Perketat Pemeriksaan di Perbatasan
Arab Saudi memperketat pemantauan perbatasan pada musim haji guna mencegah masuknya Hantavirus (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi memperketat pemantauan di perbatasan dan pintu masuk negara pada musim haji guna mencegah masuknya wabah Hantavirus. Langkah itu dilakukan meski pemerintah Saudi memastikan risiko penyebaran virus mematikan tersebut ke wilayahnya masih sangat rendah.

Otoritas Kesehatan Masyarakat Arab Saudi (Weqaya) menyatakan sistem pengawasan epidemiologi, peringatan dini, hingga pemeriksaan kesehatan pangan dan lingkungan telah diperkuat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus di tengah kedatangan jutaan jemaah haji dari berbagai negara.

Langkah antisipasi dilakukan setelah Oraganisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan tiga orang tewas dan dua lainnya positif terinfeksi Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius. 

Weqaya menegaskan terus memantau secara cermat perkembangan kasus tersebut melalui koordinasi intensif dengan WHO.

Menurut Weqaya, penilaian terbaru menunjukkan tingkat ancaman Hantavirus secara keseluruhan masih rendah. Hal itu didukung oleh penerapan kontrol kesehatan di perbatasan serta kesiapan sistem pemantauan penyakit menular di Saudi.

“Risiko virus tersebut mencapai Arab Saudi sangat rendah,” bunyi pernyataan Weqaya, dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu (9/5/2026).

Meski demikian, Weqaya mengingatkan Hantavirus merupakan penyakit langka yang dapat berkembang serius pada beberapa kasus. Virus tersebut biasanya menular melalui paparan urine, air liur, dan kotoran hewan pengerat yang terinfeksi, atau dari partikel udara yang terkontaminasi.

Penularan dari manusia ke manusia disebut sangat jarang terjadi dan hanya ditemukan pada kasus tertentu yang melibatkan strain khusus serta kontak erat dalam waktu lama.

Weqaya mengimbau para pelancong dan calon jemaah haji untuk mematuhi panduan kesehatan resmi sebelum bepergian. Mereka diminta menjaga kebersihan diri, memastikan keamanan makanan dan minuman, menghindari area yang terkontaminasi hewan pengerat, serta memastikan perlindungan kesehatan memadai selama perjalanan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut