Cara Cyber Army Ukraina Serang Rusia, Bobol Situs Web Pemerintah hingga Badan Antariksa
Developer pasukan siber yang berbasis di Estonia menolak anggapan aksi mereka ilegal. Mereka mengaku sudah berkoordinasi dengan kementerian transformasi digital Ukraina untuk melancarkan serangan.
Seorang pejabat tinggi keamanan siber Ukraina, Victor Zhora, menjelaskan relawan lokal hanya menyerang target militer, termasuk sektor keuangan, media yang dikendalikan pemerintah Rusia, dan perkeretaapian.
Menteri transformasi digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, mengumumkan pembentukan relawan tentara siber pada pekan lalu. Tentara siber Ukraina kini memiliki 290.000 pengikut di Telegram.
Menurut Zakharov, sektor perbankan Rusia sangat sulit ditembus dan belum berhasil. Namun beberapa jaringan telekomunikasi dan layanan kereta api masih relatif mudah dibobol.
Serangan siber dari Ukraina mampu mengganggu penjualan tiket kereta api di Rusia barat yakni sekitar Rostov dan Voronezh serta melumpuhkan layanan telepon untuk sementara di wilayah timur Ukraina yang dikendalikan separatis yang didukung Rusia.