Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia
Advertisement . Scroll to see content

Boeing Setuju Ngaku Salah terkait Penyelidikan Kecelakaan Pesawat di Indonesia dan Ethiopia

Senin, 08 Juli 2024 - 11:23:00 WIB
Boeing Setuju Ngaku Salah terkait Penyelidikan Kecelakaan Pesawat di Indonesia dan Ethiopia
Boeing setuju mengakui kesalahan atas tuduhan konspirasi penipuan kriminal terkait penyelidikan kecelakaan 2 pesawat 737 Max di Indonesia dan Ethiopia (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Departemen Kehakiman akan menunjuk pemantau pihak ketiga untuk mengawasi kepatuhan perusahaan. Pengawas harus secara terbuka menyerahkan laporan tahunan mengenai kemajuan Boeing ke pengadilan.

Departemen Kehakiman pada 30 Juni lalu menawarkan perjanjian pembelaan kepada Boeing. Boeing diberi waktu hingga akhir pekan kemarin untuk memutuskan apakah bersedia mengakui kesalahan atau tidak. Boeing dituduh berkonspirasi untuk menipu otoritas penerbangan sipil AS Badan Penerbangan Federal (FAA) sehubungan fitur perangkat lunak yang terkait dengan kecelakaan fatal dua pesawat 737 Max.

Sementara itu seorang pengacara beberapa keluarga korban kecelakaan mengkritik kesepakatan antara Departemen Kehakiman dan Boeing dengan menyebutnya sebagai permainan manis. Para keluarga korban sepakat akan menentang kesepakatan tersebut di pengadilan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut