Biden: AS Akan Terus Kirim Senjata Canggih ke Ukraina, termasuk Rudal Javelin
Dalam artikel yang sama di NYT, Biden menyatakan, Washington DC akan bekerja sama dengan para sekutu dan mitra AS untuk mengatasi krisis pangan global yang telah diperburuk oleh agresi Rusia.
“Kami akan membantu sekutu-sekutu Eropa kami dan lainnya mengurangi ketergantungan mereka pada bahan bakar fosil Rusia., dan mempercepat transisi kita ke masa depan energi bersih,” ucap Biden.
Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.
Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi itu juga untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran “genosida” oleh rezim Kiev selama delapan tahun terakhir.
Negara-negara Barat pun menanggapi agresi militer Rusia itu dengan menjatuhkan sanksi komprehensif terhadap Moskow, termasuk embargo terhadap produk energi Rusia.
Amerika Serikat pun sudah beberapa kali mengirimkan senjata ke Ukraina selama berlangsungnya agresi Rusia, termasuk rudal Javelin.
Editor: Ahmad Islamy Jamil