Berupaya Redakan Ketegangan Soal Kartun Nabi, Macron: Saya Berusaha Memahami Umat Muslim
"Saya bisa mengerti bahwa orang bisa terkejut dengan karikatur Nabi Muhammad, tapi saya tidak pernah bisa menerima kekerasan," kata Macron dikutip dari AFP, Minggu (1/11/2020).
"Saya memahami perasaan yang timbul, saya menghormati mereka (umat Muslim). Tetapi saya ingin Anda memahami peran yang saya miliki. Peran saya adalah menenangkan segalanya, seperti yang saya lakukan di sini, pada saat yang sama adalah melindungi hak-hak ini," lanjutnya.
Macron tegaskan sikap terhadap kebebasan berekspresi tidak berubah
Lebih lanjut, Macron kembali menegaskan sikapnya melindungi hak kebebasan warga negara Prancis dalam menyuarakan pendapat serta kebebasan berekspresi.
"Saya akan selalu membela di negara saya kebebasan untuk berbicara, menulis, berpikir, menggambar," ujarnya.
Pascainsiden pembunuhan Samuel Paty, Prancis dihantui serangkaian aksi teror yang memakan korban tewas. Kamis (29/10/2020) kemarin, tiga orang jemaat dibunuh di gereja Basilica Notre-Dame menggunakan pisau. Pelaku penusukkan berhasil dilumpuhkan polisi.
Terbaru, seorang pendeta jadi korban luka ditembak dari jarak dekat oleh seorang pria di depan Gereja Ortodoks Yunani di kota Lyon, Sabtu (31/10/2020) waktu setempat.
Editor: Arif Budiwinarto