Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok SARA di India, 3.000 Muslim Mengungsi Tinggalkan Rumah dan Bisnis

Kamis, 10 Agustus 2023 - 19:40:00 WIB
Bentrok SARA di India, 3.000 Muslim Mengungsi Tinggalkan Rumah dan Bisnis
Lebih dari 3.000 Muslim di Haryana, India, meninggalkan rumah serta bisnis demi melindungi nyawa akibat bentrok dengan pemeluk Hindu (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

GURUGRAM, iNews.id - Kerusuhan bernuansa SARA di Negara Bagian Haryana, India, menyebabkan lebih dari 3.000 Muslim mengungsi. Mereka meninggalkan rumah serta bisnis demi melindungi nyawa. 

Bentrokan antara umat Islam dan Hindu pecah sepanjang bulan ini di Distrik Nuh dan Gurugram menewaskan tujuh orang. Rumah dan tempat-tempat usaha umat Islam menjadi sasaran serangan dan perusakan.

Bentrokan bermula pada 31 Juli dipicu serangan terhadap pawai perayaan keagamaan yang dibalas dengan perusakan masjid. Polisi sebenarnya bisa meredam kerusuhan itu dalam 48 jam setelah bentrokan pertama.

Namun serangan kecil menargetkan masjid-masjid dan komunitas Muslim masih berlanjut hingga saat ini. Serangan itu memaksa umat Islam mengungsi ke pusat kota Gurugram, berlindung di stasiun kereta.

"Banyak dari kami menghabiskan sepanjang malam di peron kereta api karena jauh lebih aman di sana," kata Raufullah Javed, seorang penjahit, dikutip dari Reuters, Kamis (10/8/2023).

Presiden Gurugram Jamiat Ulema e Hind (Dewan Ulama Muslim India) Mufti Mohammed Salim memperkirakan lebih dari 3.000 Muslim meninggalkan distrik tempat tinggal mereka untuk menghindari kekerasan.

Empat Muslim pemilik toko yang juga mengungsi mengatakan, anggota kelompok Hindu garis keras meneror dan menanyakan tentang bisnis dan keluarganya.

"Beberapa pria Hindu datang dalam kelompok besar dan bertanya, seperti berapa banyak uang yang saya peroleh," kata Shahid Sheikh, seorang tukang cukur dari Desa Tigra, rumah bagi 1.200 lebih keluarga Muslim.

"Banyak Muslim memutuskan lebih baik pergi untuk sementara waktu," kata Sheikh.

Ketegangan antara mayoritas Hindu India dan minoritas Muslim di India meningkat terkait beberapa isu, seperti mengonsumsi daging sapi dan pernikahan beda agama. Umat Islam kerap menjadi sasaran serangan para aktivis Hindu sejak pemerintahan Partai Barathiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi berkuasa. BJP berkuasa di India sejak 2014.

Namun para pemimpin BJP mengklaim, bentrokan antara komunitas Hindu dan Muslim di Haryana bukan terjadi kali ini, tapi sejak sebelum mereka berkuasa.  

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut