Bencana Tewaskan 618 Orang di Sri Lanka Belum Berakhir, kini Muncul Peringatan Longsor
Otoritas setempat mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi ribuan warga yang terjebak, situasi yang digambarkan sangat mirip dengan bencana banjir dan longsor yang juga menimpa Indonesia beberapa hari terakhir.
Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Dari total kerusakan, lebih dari 75.000 rumah terdampak, dengan setidaknya 5.000 rumah hancur total. Jumlah pengungsi yang semula mencapai 225.000 kini turun menjadi sekitar 100.000 setelah sebagian warga pulang karena air mulai surut, meski ancaman longsor masih mengintai.
Siklon Ditwah disebut-sebut sebagai badai terburuk yang melanda Sri Lanka dalam satu abad terakhir. Kombinasi angin kencang, hujan ekstrem, dan kondisi tanah yang rapuh membuat dampak bencana semakin mematikan.
Bantuan internasional pun mulai berdatangan. Myanmar menjadi salah satu negara pertama yang mengirimkan pesawat berisi pasokan darurat bagi korban bencana.
Editor: Anton Suhartono