Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Bashar Al Assad Bantah Sengaja Kabur ke Rusia Setelah Digulingkan: Tidak Direncanakan!

Selasa, 17 Desember 2024 - 04:15:00 WIB
Bashar Al Assad Bantah Sengaja Kabur ke Rusia Setelah Digulingkan: Tidak Direncanakan!
Bashar Al Assad membantah bermaksud untuk meninggalkan Suriah setelah kelompok bersenjata Hayat Tahrir Al Sham (HTS) mendekati jantung Kota Damaskus (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena tidak ada cara yang layak untuk meninggalkan pangkalan tersebut, Moskow meminta komando pangkalan untuk mengatur evakuasi segera ke Rusia pada Minggu 8 Desember malam," bunyi pernyataan.

Assad mengaku meninggalkan Suriah sehari setelah jatuhnya Damaskus, yakni ditandai dengan runtuhnya posisi militer terakhir serta lumpuhnya seluruh lembaga pemerintahan yang ada.

Pasukan oposisi yang dipimpin HTS hanya butuh waktu kurang dari 2 pekan untuk menggulingkan rezim Bashar Al Assad. Serangan dimulai dari Idlib lalu Aleppo, Hama, Homs, hingga merebut Damaskus. Hal yang mengejutkan, pejuang HTS merebut Damaskus tanpa perlawanan berarti dari pasukan Assad.

Para pejuang HTS memasuki Damaskus pada 8 Desember dini hari lalu mengumumkan berakhirnya kekuasaan rezim keluarga Assad yang telah berkuasa lebih dari 50 tahun.

Bashar Al Assad mulai memimpin Suriah pada 2000 setelah kematian ayahnya, Hafez Al Assad, juga di tahun yang sama.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut