Bantah Tolak Tawaran Negosiasi, Ukraina: Rusia Beri Syarat yang Tak Bisa Kami Terima
Saat jeda itu, lanjut Peskov, Ukraina memanfaatkan elemen nasionalis mengerahkan sistem peluncur roket ke perumahan di kota-kota besar Ukraina. Dia menilai pengerahan persenjataan berat ke permukiman sebagai situasi yang sangat berbahaya.
Rusia kemudian memerintahkan pasukannya untuk menyerang Ukraina ke segala arah sebagai tanggapan karena Ukraina menolak negosiasi.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan, militernya mengintensifkan serangan, di antaranya dengan menenggelamkan enam kapal perang Ukraina di dekat Pulau (Ular), Laut Hitam.
Selain itu beberapa daerah seperti Schastia, Muratovo, Starohnativka, Oktyabrskaya, dan Pavlopol berada di bawah kendali pasukan Rusia.
Dia juga mendesak para pejuang Ukraina untuk menarik peralatan tempur dari tempat-tempat sipil.
"Kami menyerukan kepada rakyat Ukraina, permintaan dari otoritas kriminal di Kiev untuk segera menarik semua senjata berat dari rumah dan permukiman kota. Saya ingin menegaskan sekali lagi, angkatan bersenjata Rusia tidak menyerang permukiman di kota-kota Ukraina," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono