Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut El Nino Berdampak Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Diprediksi Lebih Buruk daripada Tahun Lalu, Ribuan Penduduk Australia Diminta Mengungsi

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:30:00 WIB
Banjir Diprediksi Lebih Buruk daripada Tahun Lalu, Ribuan Penduduk Australia Diminta Mengungsi
Tim layanan darurat mengevakuasi dua kuda poni dari kawasan yang terkena banjir di Milperra, Sydney, Australia, Minggu (3/7/2022). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Hujan deras menyebabkan bendungan utama Sydney meluap pada Minggu pagi. Otoritas air setempat pun mengatakan, hasil pemodelan menunjukkan tumpahan air itu akan sebanding dengan tumpahan besar pada Maret 2021 di Bendungan Warragamba.

“Tidak ada ruang bagi air untuk tetap berada di bendungan. Mereka mulai tumpah-ruah. Sungai-sungai mengalir sangat cepat dan sangat berbahaya. Dan kemudian kita memiliki risiko banjir bandang, tergantung di mana hujannya,” kata Komisaris Layanan Darurat NSW, Carlene York.

Sepanjang hari ini saja, ada hampir 2.000 panggilan bantuan darurat yang diterima instansinya. Menurut york, sebanyak 29 orang telah diselamatkan dari banjir, termasuk seorang perempuan yang tergantung di tiang selama satu jam ketika para petugas berusaha keras untuk mencapainya.

Polisi juga mengevakuasi jenazah seorang pria yang jatuh dari Kayak di Pelabuhan Sydney. Kasus penemuan mayat itu masih diselidiki aparat, namun diduga kuat kematian korban karena kecelakaan akibat cuaca buruk.

Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles mengatakan, pemerintah telah menyediakan 100 tentara dan dua helikopter untuk membantu penyelamatan.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut