Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Eks Karyawan Diduga Gelapkan Uang Rp3 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Baku Tembak di Pabrik Semen gara-gara Masalah Koperasi, 8 Orang Tewas 11 Luka-Luka

Kamis, 28 April 2022 - 06:15:00 WIB
Baku Tembak di Pabrik Semen gara-gara Masalah Koperasi, 8 Orang Tewas 11 Luka-Luka
Ilustrasi baku tembak antara dua pihak yang bertikai. (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

Pihak berwenang hanya mengidentifikasi mereka yang terlibat sebagai dua kelompok orang. Akan tetapi, media lokal melaporkan, bentrokan itu terkait dengan perselisihan kepemimpinan yang sudah berlangsung lama di koperasi pabrik.

Lebih dari satu dekade yang lalu, Guillermo Alvarez, seorang mantan pemimpin koperasi, diduga telah mengambil atau menyalahgunakan dana dari serikat usaha itu. Pria itu sekarang menjadi buronan polisi. Akan tetapi, para pendukung Alvarez tampaknya tetap menguasai beberapa aset, termasuk pabrik.

Jaksa Negara Bagian Hidalgo, Alejandro Habib, mengatakan kepada media lokal bahwa sebanyak lima truk atau van dan 200 orang terlibat dalam penyerangan di pabrik tersebut.

Alvarez menghadapi tuduhan penggelapan dan pencucian uang. Dia dilaporkan menggunakan tim sepak bola Cruz Azul di liga top Meksiko sebagai kedok untuk transaksi gelap, diduga melebih-lebihkan (mark up) jumlah uang yang dibayarkan untuk merekrut pemain-pemain top, dan kemudian mengantongi selisih uang dan harga sebenarnya.

Kelompok yang menentang kepemimpinan lama membantah dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bertanggung jawab atas kekerasan tersebut. Mereka mengatakan telah menggunakan jalur hukum untuk mendapatkan kembali kendali atas fasilitas tersebut.

Koperasi tersebut dibentuk oleh para pekerja pabrik pada 1930 untuk membeli pabrik semen tersebut.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut