Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Bakal Jadi Benda Bersejarah, Botol Vaksin Covid hingga Jarum Suntik Disimpan di Museum

Kamis, 11 Maret 2021 - 13:40:00 WIB
Bakal Jadi Benda Bersejarah, Botol Vaksin Covid hingga Jarum Suntik Disimpan di Museum
Barang-barang terkait Covid-19 akan menjadi koleksi musem sejarah nasional di AS (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Barang-barang yang terkait dengan dosis pertama vaksin Covid-19 di Amerika Serikat (AS) akan menjadi koleksi bersejarah Museum Nasional Sejarah Amerika Smithsonian, Washington DC. 

Benda-benda seperti botol vaksin kosong, jarum suntik, hingga kartu catatan vaksinasi pertama akan menjadi saksi sejarah pandemi yang menginfeksi puluhan juta orang di AS.

Museum menyatakan, orang AS pertama yang disuntik vaksin Covid-19 akan menyumbangkan barang-barang itu untuk diabadikan. Dia adalah Sandra Lindsay, seorang tenaga kesehatan yang bekerja di Northwell Health, New York. Program vaksin pertama di AS menggunakan produk Pfizer.

"Benda-benda yang nantinya akan menjadi artefak bersejarah ini tidak hanya merekam kemajuan ilmiah yang luar biasa, tapi juga lambang harapan jutaan orang yang hidup di tengah krisis akibat Covid-19,” kata direktur museum, Anthea Hartig, dikutip dari AFP, Kamis (11/3/2021).

Hingga saat ini, negeri Paman Sam mencatat lebih dari 527.000 kasus kematian akibat virus corona dengan jumlah penderita terinfeksi 29 juta orang lebih.

Benda-benda terkait dengan vaksin Covid tersebut akan menjadi bagian dari koleksi museum, bergabung dengan barang lain yang dihimpun sejak April 2020 atau tak lama setelah wabah melanda AS. 

Museum tersebut merupakan bagian dari lembaga riset Smithsonian, salah satu kompleks penelitian terbesar di dunia hasil kemitraan publik-swasta. Museum itu memamerkan berbagai peninggalan budaya Amerika di bidang sosial, politik, budaya, sains, dan militer.

Terkait pandemi, museum mendokumentasikan berbagai hasil penelitian ilmiah, dampaknya terhadap politik dan ekonomi, serta bagaimana penanganannya di seluruh dunia. 

Warga juga bisa berbagi pengalaman mereka di situs web khusus yang akan menjadi kapsul waktu digital.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut