Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer
Advertisement . Scroll to see content

Ba'asyir Bebas: Media Australia Mengecam Keras, Korban Bom Bali Kecewa

Senin, 21 Januari 2019 - 15:08:00 WIB
Ba'asyir Bebas: Media Australia Mengecam Keras, Korban Bom Bali Kecewa
Ba'asyir dianggap memenuhi syarat untuk dibebaskan setelah menjalani 2/3 hukuman dari vonisnya. (Foto: Reuters/Beawiharta)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir, terpidana kasus terorisme yang bertanggung jawab atas Bom Bali pada 2002 membuat banyak warga Australia yang menjadi korban kecewa.

Sejumlah media di Australia melontarkan kritik atas pembebasan tersebut, sementara pengamat merasa hubungan Indonesia dengan Australia akan semakin tidak menentu.

Ba'asyir keluar dari penjara 6 tahun lebih awal dari vonis hukuman 15 tahun, setelah diberi kebebasan tanpa syarat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam pernyataannya, Jokowi mengatakan keputusan membebaskan Abu Bakar Ba'syir adalah murni atas dasar kemanusiaan.

"Beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusian," kata Jokowi, kepada sejumlah wartawan saat berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Arqam di Jawa Barat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut