Australia dan AS Kerja Sama Bikin Kapal Selam Nuklir, Prancis: Kami Ditusuk dari Belakang
Bukan cuma terhadap Australia, Le Drian juga menumpahkan kemarahan kepada Presiden AS Joe Biden. Perilaku Biden, kata dia, mengingatkannya kepada Donald Trump, yakni membuat Eropa kesal karena kerap memnbuat keputusan tidak terduga.
"Keputusan sepihak, tiba-tiba, dan tak terduga ini sangat mengingatkan apa yang dilakukan Trump," ujarnya.
Sebelumnya Gedung Putih menjelaskan, para pejabat AS telah mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan Prancis sebelum mengumumkan kontrak baru dengan Australia. Namun juru bicara Kedutaan Besar Prancis di Washington DC mengaku tidak ada konsultasi apa pun soal kesepakatan itu.
"Kami belum diberi tahu sebelum berita pertama dari kesepakatan ini diterbitkan pers Amerika dan Australia, beberapa jam sebelum pengumuman resmi Joe Biden," bunyi pernyataan.
Diketahui, Kelompok Angkatan Laut Prancis, yang sebagian sahamnya dimiliki pemerintah, dipilih untuk membangun 12 kapal selam bertenaga konvensional untuk Australia. Kapal selam itu dibangun menggunakan basis kapal selam bertenaga nuklir Barracuda milik Prancis.