Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen
Advertisement . Scroll to see content

AS Veto 46 Resolusi PBB untuk Bela Israel sejak 1945, 34 soal Konflik dengan Palestina

Jumat, 27 Oktober 2023 - 03:10:00 WIB
AS Veto 46 Resolusi PBB untuk Bela Israel sejak 1945, 34 soal Konflik dengan Palestina
Amerika Serikat sudah mem-veto 46 resolusi Dewan Keamanan PBB untuk membela Israel sejak 1945, 34 di antaranya terkait konflik dengan Palestina (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

AS merupakan pendukung utama Israel di DK PBB. Banyak hak veto yang digunakan AS untuk melindungi Israel, terkait konflik dengan Palestina, selama puluhan tahun.

Sejak 1945, total 36 draf resolusi DK PBB terkait Israel-Palestina yang di-veto oleh salah satu dari lima anggota tetap DK PBB, yakni AS, Rusia, China, Inggris, dan Prancis. Dari jumlah itu, 34 di-veto oleh AS dan dua masing-masing oleh Rusia dan China.

Mayoritas resolusi tersebut dirancang untuk memberikan kerangka perdamaian dalam konflik Israel-Palestina. Di dalamnya termasuk meminta Israel untuk mematuhi hukum internasional, menyerukan penentuan nasib sendiri bagi negara Palestina, mengutuk Israel atas pengusiran warga Palestina atau pembangunan permukiman Yahudi di wilayah pendudukan Palestina.

Dalam konflik lebih luas, AS sudah 46 kali mem-veto resolusi DK PBB untuk membela Israel. Veto lainnya termasuk mengenai invasi Israel ke Lebanon selatan serta pencaplokan Israel atas Dataran Tinggi Golan Suriah, yang masih berada di bawah pendudukan Israel. 

AS secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada tahun 2019 di bawah pemerintahan Donald Trump. Keputusan itu membalikkan kebijakan AS selama beberapa dekade.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut